Lima orang tewas dan tiga lainnya cedera di Sudan Selatan, Kamis (1/4) ketika orang-orang bersenjata menyergap konvoi truk yang kembali ke Uganda di Jalan Juba-Nimule.

Seorang juru bicara militer menuduh pemberontak Front Keselamatan Nasional (NAS) melakukan serangan itu.

Seorang perwira militer di pos pemeriksaan di Jalan Juba-Nimule melaporkan tiga truk disergap sekitar pukul 6 pagi di area Kit 2.

Penumpang dan pengemudi truk pertama selamat dari serangan itu, kata wakil juru bicara militer Kolonel Santo Domic.

“Truk terdepan ditembak tetapi berhasil lolos dari penyergapan dengan tiga orang terluka … tetapi dua truk lainnya dibakar, dan lima warga sipil di dalam truk itu tewas terbakar,” kata Domic kepada VOA.

Domic mengatakan, identitas para korban belum diketahui karena tubuh hangus sehingga tidak bisa dikenali.

“Tindakan-tindakan diambil oleh pasukan khusus ke lokasi dan berupaya mengevakuasi tubuh yang terbakar untuk memahami apa yang sebenarnya terjadi,” kata Domic.

Pasukan Pertahanan Rakyat Sudan Selatan (SSPDF) mengatakan yakin pasukan Front Keselamatan Nasional (NAS) bertanggung jawab atas serangan mematikan tersebut karena kelompok pemberontak itu di masa lalu diduga melakukan serangan serupa di jalan yang sama.

“Menurut SSPDF, NAS ingin mengirim pesan bahwa mereka ada di sana, dan ingin memastikan kehadiran mereka di daerah tersebut, tetapi jika ada alasan lain, mereka seharusnya berbicara sendiri,” kata Domic kepada VOA.

NAS berulang kali melanggar perjanjian penghentian permusuhan yang ditandatangani kelompok tersebut dengan pemerintah, tambah Domic.

Pekan lalu, SSPDF menuduh NAS menyerang orang-orang di sepanjang Jalan Juba – Kajokeji, klaim yang dibantah juru bicara NAS, Suba Samuel.

Dalam pernyataan yang dirilis Kamis, Samuel menuduh SSPDF dan milisi sekutunya melakukan penjarahan, pembakaran rumah, pemerkosaan dan pembunuhan warga sipil. Menurut Samuel dalam dua minggu terakhir, SSPDF menyerang pasukan NAS yang menyeberang ke wilayah yang dikendalikan NAS. [my/jm]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here