ini menjadi awal menyamakan persepsi

Jakarta (ANTARA) – Ratusan anggota organisasi masyarakat (ormas) di wilayah Grogol Petamburan, Jakarta Barat bersinergi dengan Polsek Tanjung Duren untuk mengamankan wilayah dari aksi anarkisme.

“Harapan saya, ini menjadi awal menyamakan persepsi bersama-sama menjaga sendi-sendi kehidupan,” kata Kapolsek Tanjung Duren Kompol Agung Wibowo, di Jakarta, Selasa.

Ia mengatakan hal tersebut merupakan inisiatif baik karena semua pihak saling menjaga keutuhan NKRI dan rasa nasionalisme.

Sejumlah ormas itu di antaranya Banser, FBR, Laskar Merah Putih dan Citra Bhayangkara berjumlah sekitar 150 orang bersinergi dengan Polsek Tanjung Duren.

Agung mengapresiasi sejumlah ormas tersebut dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah dari tindak anarkisme.

“Di dalam penjagaan situasi kamtibmas itu, tak sedikit ormas yang ikut serta di dalamnya. Kami apresiasi atas komitmennya menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” kata dia.

Sebelumnya, elemen PA 212, GNPF Ulama, FPI dan HRS Center menggelar aksi penolakan terhadap UU Cipta Kerja di depan Istana Merdeka pada Selasa (13/10).

Baca juga: Polri tangkap 5.918 orang dalam demo rusuh tolak UU Cipta Kerja
Baca juga: Ojek daring bantu atur lalu lintas di sekitar Lapangan Banteng

 

Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here